Presentasi tersebut membahas pengembangan kendaraan energi baru (NEV) di Tiongkok dan aplikasi baterai listrik di masa mendatang pada kendaraan ini. Berikut ringkasan poin-poin utamanya:

1. Sejarah Pengembangan NEV di Tiongkok
- Pengembangan NEV di China dapat ditelusuri kembali ke tahun 1992 ketika Qian Xuesen, seorang ilmuwan terkenal, mengusulkan ide tersebut kepada pemerintah.
- Dua proyek besar dimulai: satu dipimpin oleh Komisi Perencanaan Negara (SPC) dan lainnya oleh Komisi Sains, Teknologi, dan Industri untuk Pertahanan Nasional (CSTIND).
- NEV memperoleh momentum selama Olimpiade Beijing 2008 dan Expo Dunia Shanghai 2010, yang menunjukkan kelayakan dan potensinya.
- Sejak itu, Tiongkok telah menerapkan berbagai kebijakan dan inisiatif untuk mempromosikan pengembangan NEV, termasuk proyek demonstrasi, subsidi, dan kemajuan teknologi.
2. Pencapaian Pengembangan NEV di Tiongkok
- China telah menjadi pemimpin global dalam manufaktur dan penjualan NEV, dengan lebih dari 21 juta NEV di jalan raya pada 6 Juni 2024.
- Merek NEV China seperti BYD dan CATL telah memperoleh pengakuan internasional dan menjadi salah satu pemain global teratas dalam NEV dan baterai listrik.
- NEV telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tujuan konservasi energi dan pengurangan emisi China.

3. Tantangan Utama bagi Baterai Listrik di Kendaraan Energi Baru
- Kepadatan energi tinggi dan kepadatan daya tinggi:Ini penting untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kinerja NEV.
- Operasi segala cuaca:Baterai perlu berfungsi secara efektif dalam suhu ekstrem, termasuk suhu rendah di musim dingin dan suhu tinggi di musim panas.
- Pengisian cepat:Mengaktifkan pengisian daya cepat tanpa mengorbankan masa pakai baterai atau keselamatan sangat penting untuk kenyamanan pengguna.
- Keamanan tinggi:Keamanan baterai sangat penting untuk mencegah kebakaran dan ledakan yang dapat membahayakan penumpang dan properti.
- Umur panjang dan biaya rendah:Baterai harus memiliki masa pakai yang panjang dan terjangkau untuk membuat NEV lebih kompetitif.
4. Arah Masa Depan Teknologi Baterai Listrik
- Teknologi baterai berbiaya rendah:Baterai litium besi fosfat (LFP) semakin populer karena biayanya yang lebih rendah dan keamanannya yang lebih baik dibandingkan dengan baterai terner tradisional.
- Kinerja suhu rendah:Meningkatkan kinerja baterai dalam cuaca dingin sangat penting untuk memperluas penggunaan NEV di wilayah yang lebih dingin.
- Baterai yang sangat aman dan tahan panas:Mengembangkan bahan dan elektrolit baru yang meningkatkan keamanan dan stabilitas baterai pada suhu tinggi sangatlah penting.
- Baterai solid-state:Baterai solid-state menjanjikan kepadatan energi yang lebih tinggi, keamanan yang lebih baik, dan masa pakai yang lebih lama, tetapi komersialisasinya masih menghadapi tantangan.
- Baterai dengan kepadatan energi tinggi, umur panjang, dan pengisian cepat:Mencapai kombinasi ini sangat penting untuk NEV generasi berikutnya.

Kesimpulan
Baterai listrik memainkan peran penting dalam masa depan kendaraan listrik baru. Kemajuan berkelanjutan dalam teknologi baterai sangat penting untuk mengatasi tantangan utama dan memungkinkan adopsi kendaraan listrik baru secara luas, yang berkontribusi pada sektor transportasi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.



























































